LIGA1PES

Konsistensi Rio Dwi Septian, Sang Juara Razer Liga1PES Indonesia

Rio Dwi Septiawan, merupakan salah satu dari 4 wakil Indonesia di SEA Finals 2018 Kuala Lumpur-Malaysia, yang akan dihelat minggu ini 19 Agustus 2018 di Quill City Mall – Kuala Lumpur. Pria 29 tahun yang akrab disapa Rio ini lolos setelah berhasil menjuarai kualifikasi Razer Liga1PES yang diselenggarakan di Indonesia eSports Stadium-Jakarta Utara. Di babak final, dia berhasil mengalahkan salah satu pemain kuat yang berasal dari Tenggarong, Adiatma “Q-wa” Priady dalam thriller yang berkesudahan 2-1.  Untuk Rio, laga final tersebut merupakan partai balas dendam tahun 2014, yang mana saat itu dia kalah dengan pemain yang sama di partai final.

Rio DS / Sumber : dokumentasi internal

Bagi siapapun yang mengikuti perkembangan PES di Indonesia, pasti setuju apabila Rio dijuluki salah satu legenda PES Indonesia. Pemain yang berdomisili di kawasan Jakarta Barat ini sering kali menjuarai event bergengsi sejak PS2, dan sejak saat itu pula dia menjadi salah satu pemain yang ditakuti oleh lawan-lawannya. Dia mengaku memulai petualangannya di dunia PES sejak dirinya masih berada di bangku Sekolah Dasar, dan akhirnya dia mendapatkan juara untuk pertama kali pada tahun 2006 dimana saat itu masih berupa Winning Eleven.

Sejak saat itu pula pemain yang kerap dipanggil Ariel ‘Noah’ ini mulai menemukan kepercayaan dirinya. Banyak turnamen yang ia juarai dari tahun 2007-2009, dan puncaknya adalah ketika ia berhasil menjadi yang terbaik di turnamen Nasional 2009 yang saat itu diselenggarakan di Surabaya. Dia berujar bahwa tahun 2009 adalah salah satu tahun yang tidak akan bisa ia lupakan, karena di tahun itu pula dia bertanding dengan salah satu pemain PES terbaik dunia asal Perancis, Spenx di sebuah kompetisi di Jakarta. Namun sayangnya dia gagal mengalahkan Spenx di babak 8 besar dalam kompetisi yang saat itu diselenggarakan di Balai Kartini-Jakarta.

Setelah itu dia sempat vakum bermain game PES selama beberapa tahun untuk mencoba keberuntungannya dalam game FIFA. Namun susahnya untuk beradaptasi dalam game yang diproduksi oleh EA tersebut, membuat dia memutuskan untuk kembali berbalik ke PES pada tahun 2016, setelah hanya mendapatkan sedikit gelar dalam beberapa kompetisi FIFA yang ia ikuti.

Di musim PES 2017, dia mulai menemukan bentuk permainan terbaiknya kembali, dimana pemain yang terkenal dengan skill dribbling atraktifnya ini pada akhirnya meraih gelar sebagai runner-up  Nasional Liga1PES dan juga merebut 1 tiket menjadi perwakilan Indonesia di ajang SEA Champions League 2017 yang saat itu digelar di Kota Bandung. Bersama Q-wa, dia pun menjaga konsistensi permainannya dan berhasil menjadi perwakilan timnas  PES Indonesia selama 2 tahun berturut-turut.

Dokumentasi internal

Profil Rio Dwi Septiawan,

Panggilan       : Rio DS

Tempat Lahir  : Jakarta

Tanggal Lahir : 11 September 1988

Prestasi    :

  • Juara Nasional Winning Eleven 2009 (Surabaya)
  • Juara 3 Nasional Winning Eleven 2009 (Samarinda)
  • Runner-up Nasional PES 2014
  • Runner-up Nasional PES 2017
  • Big 8 SEACL 2017
  • Juara Nasional Razer Liga1PES 2018

Di ajang PES SEA Finals 2018 Kuala Lumpur-Malaysia yang akan dihelat tanggal 19 Agustus 2018, Indonesia akan diwakili oleh Rio DS, Ady Q-wa, Akbar Paudie, dan Indominator. Nantinya mereka berempat akan melawan pemain-pemain dari 5 Negara lain, yaitu Malaysia, Thailand, Vietnam, Myanmar, dan Singapura. Event itu sendiri akan diselenggarakan di Quill City Mall-Kuala Lumpur, dan akan memperebutkan total hadiah $1000.

Akankah Rio dengan konsistensinya berhasil membawa pulang gelar juara untuk Indonesia? Pasti kita tunggu ya kiprahnya di SEA Finals 2018 ini. Go eSports and PES Indonesia!

luckymaarif

Add comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

%d bloggers like this: