LIGA1PES

Capitalist: “Esports Talent bukan Pekerjaan bagi Banyak Orang”

Capitalist merupakan salah satu Esports Talent tingkat dunia yang sudah malang melintang ke berbagai acara besar Esports – dan penulis punya kesempatan mewawancarainya langsung!

GESC Jakarta Indonesia Minor 2018 menjadi salah satu kesempatan Indonesia membuktikan diri bahwa negara ini sangat potensial dalam dunia Esports. Salah satu turnamen yang masuk rangkaian Dota Pro Circuit ini mengundang banyak sekali aspek terbaik dari dalam maupun luar negeri dalam penyelenggaraannya, tentunya salah satunya adalah dari sisi Esports Talent.

Deretan Esports Talent lokal seperti Gore, Velajave, dan Dz serta deretan dari luar negeri seperti ODPixel, Sheever, dan Blitz menjadi salah satu aspek penting dalam bagaimana turnamen ini tersaji bagi para penonton di tempat maupun yang melalui siaran langsung di lama Twitch atau Youtube. Dalam acara ini, ternyata penulis punya kesempatan emas berbincang langsung dengan salah satu Esports Talent berpengalaman tingkat dunia, Capitalist!

Dalam satu sesi Media Conference, Capitalist pun banyak membagikan pendapat dan ilmunya kepada banyak awak media yang menghadiri sesi ini – salah satunya penulis. Capitalist tidak sendiri, dirinya ditemani oleh produser Beyond The Summit, Hot_Bid. Kesempatan tanya jawab pun menjadi sangat “seksi” bagi penulis untuk dapat menanyakan beberapa hal dan pendapatnya tentang Esports Talent.

Penulis: “Menjadi Esports Talent adalah salah satu pekerjaan impian bagi banyak orang, terutama dalam ekosistem Esports Indonesia dimana banyak sekali orang ingin menjadi bagiannya. Namun ketika Merlini (salah satu Caster Dota 2 kelas dunia) memberikan catatan panjang ketika mengumumkan pensiun dari dunia Esports Talent, hal ini tentu menambah perdebatan tentang dunia tersebut, apalagi di Indonesia. Bagaimana pendapat anda?”

Sebagai catatan, Merlini memberikan catatan mengenai keputusan pensiun dari dunia Esports Talent dalam forum Reddit ini yang kurang lebih menyatakan mengenai masa depan yang tidak pasti.

Capitalist (Cap.): “Pertama-tama, mungkin saya sedikit kaget mendengarnya (bahwa Esports Talent merupakan pekerjaan impian) -sambil tertawa-. Mungkin memang ya, bagi para pemain game kompetitif dan yang sering menyaksikan siaran (turnamen), melihat deretan Esports Talent membuat (pekerjaan tersebut) sangat bagus”

(Cap.): “Ketika saya mengatakan hal ini, bukan berarti saya sudah lebih baik. Namun saya nampak harus mengatakannya kepada anda -terdiam sesaat- Esports Talent bukanlah pekerjaan bagi banyak orang. Anda senang bermain tidak menjamin anda akan bisa (menjadi Esports Talent), anda jago bermain pun juga tidak. Banyak pengorbanan yang harus anda lakukan ketika apa yang menjadi impian anda dengan passion membara tersebut ingin dilakukan”

Merlini, salah satu Esports Talent kelas dunia yang memutuskan pensiun

(Cap.): “Sejujurnya saya setuju dengan Merlini (tentang catatan pensiunnya), tapi anda harus lihat dari berbagai sisi. Merlini memiliki banyak sekali tanggung jawab yang harus ditanggungnya – mengurus orang tuanya, keinginan memiliki istri-anak dengan tentram, dan beberapa hal lainnya. (Ketika) dibilang tidak pasti, ya itu memang benar, dan itulah yang menjadi salah satu dasar dari catatan pensiunnya”

Hot_Bid (H_B): “Saya ingin menambahkan mungkin dari sisi tersebut. Merlini dapat dibilang telah mencapai segala tujuan besar bagi banyak Esports Talent terutama yang terjun di dunia Dota 2. Beberapa kali (menjadi) Caster (di pertandingan) final The International, berbagai macam pencapaian pribadi yang sedikit banyak jadi rekor umum. Beberapa pencapaian tersebut tentu juga menjadi titik dimana bahwa dirinya merasa sudah cukup. Berbeda dengan Capitalist, yang masih ingin mencapai banyak hal -sambil tertawa-”

(Cap.): “Ken (nama asli dari Hot_Bid) benar. Saya masih memiliki banyak sekali tujuan (yang ingin dicapai), mungkin seperti apa yang dilakukan Merlini. Saya juga masih belum memikirkan hal seperti berkeluarga, dan saya masih ‘terbakar’ untuk menjadi bagian dari bagaimana dunia Esports berkembang terus ke depannya. Itulah mengapa saya bisa mengatakan ini, sekaligus (menjadi) peringatan”

Baca juga: Kalau Esports Talent ini Punya Satu Pendapat untuk Vainglory yang…Mengejutkan!

(H_B): “Capitalist atau Merlini cukup beruntung karena (terjun) di Dota 2. Dulu saya terjun di dunia Starcraft II, dan hanya bisa bertahan kurang lebih dua tahun saja sebelum akhirnya saya menjadi seorang produser dan pembuat konten untuk ESL dan BTS. Perubahan cepat, dalam dunia yang terus berkembang, harus menjadi antisipasi bagi para Esports Talent juga”.

Menutup jawaban mereka, baik dari Capitalist dan Hot_Bid pun memberikan penutup dari pertanyaan (yang nampaknya) berat ini.

(Cap.): “Saya bukan ingin menakuti banyak orang yang ingin mencoba. Bukan, tentu saja tidak. Tapi, banyak penekanan yang perlu ditegaskan ketika anda ingin menjadi seorang Esports Talent. Passion yang sangat tinggi diiringi dengan kerja keras dan tentu saja, akan ada pengorbanan dari apa yang ingin dilakukan dan dicapai”

(H_B): “Saya tidak terlalu tahu bagaimana dengan (ekosistem) Esports Indonesia, saya hanya tahu melalui beberapa Talent Indonesia yang ada (di acara ini). Seluruh orang tentunya sangat terbuka untuk mencoba peruntungan di dunia Esports, apalagi menjadi seorang Talent. Masih banyak tentu yang segala sesuatu yang bisa dieksplorasi dari dunia Esports.”

Begitulah pendapat Capitalist dan Hot_Bid tentang pekerjaan Esports Talent. Ini hanya dari satu pertanyaan di sesi Media Conference – penulis punya kesempatan berbicara langsung dengan keduanya setelah sesi ini! Tunggu hasil wawancara penulis dan Capitalist serta Hot_Bid di artikel berikutnya ya!

Hiruma

Esports Enthusiast, Game Connoisseurs.

Penikmat berbagai macam genre game, terutama yang berupa RPG – online maupun offline. Keranjingan juga dengan beberapa arcade game bertipe Ryhthm Game, juga pemain-yang-lebih-cocok-jadi-pelatih/manager di berbagai game dengan genre MOBA dan RTS. Bisa menguras emosi bagi setiap lawan (dan kawan) dalam berbagai macam Boardgames.

1 comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

%d bloggers like this: